Senin, 27 Desember 2010

In the end of 2010


Udah dini hari. Asli gw cape....tapi ga bisa tidur. Pertama gw mengkhawatirkan allyssa, sudah seminggu ini dia ga bisa tidur dengan tenang karena hidungnya tiap malem tersumbat akibat alergi dingin. And as her mother, apa yang sebaiknya gw lakukan? Ga mungkin banget gw merecoki dia terus terusan dengan obat anti alergi. Solusi sementara, dia pindah tidur dengan eyangnya di kamar yang lebih hangat. Buntunya berkurang tapi tetap aja terganggu L  My poor little baby... kalo ga ada perbaikan setelah bulan ini, mungkin gw harus mempertimbangkan ngebawa dia ke ahli alergi imunologi anak.

Kedua, gw sibuk browsing internet, ngecek pesenan buku gw (yang mestinya lusa bakal gw terima) dan sisanya, hurmph..... ga jelas gw ngapain aja dari tadi.  Dan mendadak gw teringat, ini udah akhir tahun. Tahun 2010 bakal lewat  sebentar lagi.

Ga bermaksud sentimentil, tapi alot of important things happened this year. Ada masa-masa di mana gw bener bener upset and  down, masa-masa dimana gw berpikir “why me? It’s so unfair!”, masa dimana gw menyalahkan semua orang disekitar gw, masa dimana gw harus menahan air mata selama naik mobil ke plara, masa di mana I yield out and cry while driving my car alone, masa dimana gw menangis when kissing my kids goodnight and pray that they will forgive me someday, masa di mana gw sadar salah satu impian gw hancur berantakan, masa dimana gw ga tau bagaimana mesti menghadapi dunia esok .

Berat......

Tapi gw coba buat ikhlas.

Dan pasrah.

“Count your blessings”, setiap hari gw mencoba mengingat kalimat tersebut.

Allyssa dan Audra yang tumbuh sesuai (kadang malah melampaui) milestonenya. Kesehatan yang cukup baik untuk kami sekeluarga. Rejeki yang lebih dari cukup untuk mewujudkan beberapa mimpi kecil gw. Keluarga yang baik yang selalu menolong dan mendukung gw. 

Jadi... why should I complain?